10 cara untuk presentasi yang lebih baik

10 Tips for Better Presentation

Bagi sebagian orang, berbicara di depan umum adalah hal yang menakutkan. Termasuk bagi saya. Tapi, itu dulu. Setelah mengikuti pelatihan public speaking dan rajin latihan, saya tidak lagi kaku saat berbicara di depan umum. Berikut adalah 10 tips untuk melakukan presentasi dengan lebih baik yang saya rangkum dari berbagai sumber, termasuk pengalaman saya pribadi:

  1. Plan your presentation in notes form. Brief notes that you can understand at a glance are more useful than a script.

Salah satu kunci sukses saya saat melakukan presentasi adalah merencanakan semua, baik saat menyusun materi sampai dengan pakaian apa yang akan dikenakan saat presentasi. Semua saya rencanakan dengan baik.

Saat saya mempersiapkan materi, saya selalu membuat catatan (baik dalam slide presentasi maupun catatan tambahan) yang sederhana dan mudah dipahami.

  1. Practice referring to written notes while you speak.

Sebelum tampil, saya memvisualisasikan bagaimana penampilan saya. Saya juga mencatat semua frasa yang akan saya pakai. Semua frasa tersebut saya catat di catatan khusus, sehingga presentasi yang saya lakukan lebih natural.

  1. Practice using your voice effectively. Don’t speak too quickly. Vary the pitch and volume of your voice.

Sambil mencatat frasa-frasa yang akan saya pakai, biasanya saya akan membaca nya dengan keras. Ini saya lakukan agar saya tahu kapan saya harus meninggikan atau merendahkan suara. Sehingga presentasi yang saya bawakan lebih menarik.

  1. Practice using any apparatus such as computer programs or CDs before you give your presentation.

Sebelum saya mengajar di kelas, biasanya saya akan hadir 30 menit sebelum mahasiswa hadir. Saya memeriksa apakah ada kesalahan teknis pada laptop atau in-focus yang ada di kelas.

  1. Get your audience’s attention. Break the ice with a joke or anecdote related to your topic.

Saat saya mengajar, terkadang ada mahasiswa yang mengantuk di kelas. Untuk mengatasi hal ini, saya biasa nya memberikan lelucon-lelucon atau cerita lucu sehingga mahasiswa memperhatikan kembali materi yang saya bawakan.

  1. If your presentation is long, give a brief summary of the main areas at the start. So, your audiences know what to expect.

Sebelum saya memulai materi, biasanya saya tulis rangkuman di papan tulis. Hal ini untuk memudahkan audiences lebih memahami materi yang saya bawakan.

  1. Keep your audience interested. Don’t just talk at them. Involve your audience in some way. For example, by asking them a question.

Salah satu yang perlu dikurangi saat saya mengajar adalah TTT atau Teacher Talking Time. Untuk itu, saya selalu mengajak mahasiswa untuk diskusi tentang materi yang saya bawakan. Dengan begitu, audiences lebih memahami materi yang saya bawakan

  1. Use body language effectively. Your hands can help illustrate and emphasize what you say. But, fidgeting can distract your audience.

Saya selalu berusaha untuk menggunakan body language seefektif mungkin. Hal ini dapat membantu audiences lebih memahami materi. Selain itu, membuat presentasi kita lebih natural

  1. Make eye contact with your audience. Don’t look at your notes all the time or stare at the ground.

Audiences adalah manusia, karenanya kita wajib untuk menghormati mereka dengan cara menatap mereka. Jika audiences merasa dihargai, mereka juga akan menghargai kita.

  1. End your presentation with a provocative statement or a question to the audience.

Sebagai seseorang yang pernah menjadi dosen di jurusan Ilmu Hubungan Internasional, di akhir pertemuan saya selalu memberikan pertanyaan-pertanyaan untuk mahasiswa yang jawabannya harus mereka cari sendiri. Ini saya lakukan untuk memancing rasa keingintahuan mereka.

Itulah 10 tips untuk melakukan presentasi dengan lebih baik. Apakah teman-teman ingin menambahkan?

Share this on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 − 6 =