Belajar Bahasa Inggris di Rumah

Cara Belajar Bahasa Inggris di Rumah (bag-2)

Ok, setelah kemarin kita membahas lima cara belajar bahasa inggris di rumah, pada artikel kali ini lexishon akan melanjutkan artikel tersebut. Kali ini, lexishon akan membahas soal cara belajar grammar.

Banyak student yang datang ke kami untuk belajar public speaking atau writing, tapi saat praktek mereka gelagapan dan hanya mengeluarkan suara “em..”, “aa..” dan suara-suara hesitation lainnya atau nge-blank dan tidak menulis satu kalimat pun di kertas mereka.

Ketika saya tanya mereka, mereka mengaku sudah mempersiapkan materi yang akan dipresentasikan atau mereka sudah meiliki ide untuk menulis apa, namun mereka bingung saat harus memilih tenses apa yang tepat atau conditional tipe berapa yang harus dipakai dalam pidato mereka atau tulisan mereka.

Saat belajar bahasa inggris, mempelajari grammar memang sangat penting. Tapi kalo kamu cuma mempelajarinya dengan cara mempelajari peraturannya atau rumus-rumusnya, maka itu adalah sebuah kesalahan yang fatal.

Lalu bagaimana sih cara belajar grammar yang efektif?

Yang perlu kamu ingat adalah mempelajari rumus-rumus grammar hanya akan efektif jika kamu sudah tahu dan memahami nya, kalau kamu hanya mempelajari rumus-rumusnya, dijamin kamu akan pusing.

Sama seperti saat kamu mempelajari vocabulary baru hanya dengan mencarinya di kamus. Kamus memang akan membantumu memahami definisi dari vocabulary tersebut, tapi kamu ga akan paham bagaimana cara menggunakan vocabulary tersebut. Kamu akan paham bagaimana cara menggunakan vocabulary tersebut ketika kamu membaca atau mendengarnya berkali-kali dengan konteksnya.

Sama dengan cara diatas, kamu akan memahami sebuah grammar rule kalo kamu membacanya atau mendengarnya berkali-kali dalam konteksnya. Dengan kata lain, akan lebih mudah bagimu untuk memahami peraturan grammar ketika kamu melihatnya dalam sebuah situasi tertentu.

Coba analisa situasi dari dua kalimat dibawah ini, bukan peraturannya.

“If I win the lottery, I’ll give my friends and family a load of money”

“If I won the lottery, I’d give my friends and family a load of money”

Apa perbedaan dari duta kalimat diatas?

Di kalimat pertama, subjek memiliki tiket lotre, sedangkan di kalimat kedua subjek tidak memilikinya.

Cara belajar grammar berikutnya

Ketika kamu mau lebih memahami penggunaan tenses dalam bahasa inggris, kamu bisa coba cara ini:

Pertama, kamu tulis sebuah kalimat sederhana. Contoh: “I eat bananas.”

Kemudian, ubah kalimat tersebut menjadi kalimat negative: “I don’t eat bananas.”

Lalu, ubah menjadi kalimat Tanya : “Do I eat bananas?”

Terakhir, ubah tense nya: “I ate bananas.” 

Saat kamu mengubah tenses nya, kamu bisa menulis kalimat-kalimat tadi di dalam sebuah table.

Contoh:

TensesSimpleContinuousPerfectPerfect continuous
Past
Present
Future

Dengan begini, kamu akan lebih memahami bagaimana cara membuat sebuah kalimat dengan tenses tertentu daripada hanya menghafal rumus-rumus nya yang memusingkan.

Begitulah cara belajar grammar di rumah. Semoga bermanfaat.

Share this on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − eight =