teknik pomodoro untuk bekerja yang lebih efisien

Pomodoro Ala Lexishon

Pertama kali saya mendengar istilah pomodoro itu waktu saya masih mengajar di salah satu universitas swasta di Ponorogo (kalo penasaran sama universitasnya bisa liat disini ya). Waktu itu, begitu saya denger kata pomodoro yang saya inget adalah salah satu perusahaan pengembang terbesar di Indonesia. hehe…

Ternyata, pomodoro adalah sebuah teknik mengatur waktu yang dikembangkan oleh Francesco Cirillo pada akhir 1980-an. Dengan menggunakan metode ini, saya merasa lebih fokus saat mengerjakan kewajiban saya, dan juga saya merasa lebih produktif.

Bagaimana Cara Saya Melakukan Teknik Ini?

  1. Setiap saya melakukan teknik ini, maka yang pertama kali saya lakukan adalah memasang timer selama 25 menit di smartphone.
  2. Setelah itu, saya akan men-set smartphone saya ke airplane mode agar saya tetap fokus selama 25 menit.
  3. Setelah itu, saya pilih tugas yang ingin saya kerjakan. Biasanya saya utamakan yang deadline nya mepet dahulu
  4. Kerjakan tugas tersebut selama 25 menit dengan fokus tanpa ada gangguan.
  5. Setelah 25 menit berakhir (1 pomodoro), saya biasanya beristirahat sebentar selama 5 menit untuk melakukan stretching atau pergi ke toilet atau mengambil minum.
  6. Setelah waktu istirahat habis, saya kembali melanjutkan pekerjaan yang tadi sempat tertunda atau saya akan melakukan tugas yang lain jika pekerjaan tadi sudah selesai.
  7. Lakukan step no. 1-6 sampai empat kali (4 pomodoro). Setelah itu, saya akan beristirahat selama 30 menit. Nah, waktu istirahat yang lebih panjang ini saya pakai untuk mengecek smartphone saya kalau-kalau ada pesan penting yang masuk.
  8. Lakukan kembali step 1-6 sampai semua pekerjaan selesai atau sampai jam kantor berakhir.

Mengapa Pomodoro?

Kenapa saya pakai teknik ini? Seperti dilansir lucidhart.com, salah satu kelebihan metode ini adalah kita bisa mengontrol waktu kita dan meminimalisir gangguan yang sering muncul saat kita berkerja. Selain itu, dengan menggunakan metode ini saya bebas dari rasa kram dan kesemutan karena duduk terlalu lama.

Selain dua kelebihan diatas, Republika juga pernah memberitakan bahwa kemampuan optimal otak manusia untuk berkonsentrasi hanya selama 20 menit. Ini artinya teknik pomodoro membuat kita bekerja saat otak kita masih fresh.

Bagi kalian yang tidak bisa bekerja atau belajar di suasana yang sangat tenang, kalian bisa pergi ke web ini untuk mendengar suara hujan. Belajar sambil dengar suara hujan juga asik kan? Oh iya, di web tadi juga kalian bisa menggabungkan suara hujan dengan musik favorit kalian lho.. caranya cukup copy paste saja alamat video musik favorit kalian di YouTube. (Yang di copy paste cukup url setelah youtube.com/)

Contoh nya: silakan klik rainymood.com/watch?v=D3gdylnJJg4 untuk mendengar salah satu musik favorit saya.

Semoga bermanfaat…

Share this on:

6 thoughts on “Pomodoro Ala Lexishon

    1. Salah satu alasan kenapa saya suka metode ini adalah kita bisa istirahat setelah selesai 1 pomodoro mba..
      Terima kasih ya mba sudah mampir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × three =