Kampung Inggris Pare

Sebelum Berangkat ke Kampung Inggris Pare

Siapa sih yang ga pernah denger tentang Kampung Inggris Pare? Sebuah kecamatan yang terletak di Kediri, Jawa Timur ini memiliki ratusan lembaga kursus Bahasa inggris.

Kali ini, saya ingin berbagi tentang pengalaman saya sewaktu menimba ilmu di Kampung Inggris Pare. Saya sendiri berkesempatan menuntut ilmu disana selama 7 bulan, tepatnya dari Oktober 2012 sampai April 2013. Selama disana, saya berkesempatan belajar dan mengajar mulai dari kelas public speaking sampai kelas IELTS.

Ada beberapa hal menarik yang saya dapatkan selama tinggal disana.

Yang pertama, di lembaga tempat saya belajar, setiap Selasa dan Kamis kami diminta untuk menyebar brosur dan menjelaskan program kursus lembaga kami ke students dari lembaga lain di seluruh penjuru Kampung Inggris. Sebelum menyerahkan brosur dan menjelaskan tentang program kursus lembaga kami, saya selalu sempatkan untuk bertanya satu pertanyaan

“What is the purpose of your visit to Pare?”

Hampir semua students yang saya tanya pasti hanya menjawab

“I want to speak English fluently.”

Well, memang ga ada yang salah sih dengan jawaban tersebut. Tapi setelah mereka jawab gitu, pasti saya tanya balik

“What will you do next after you can speak English fluently?”

Nah, biasa nya mereka ga bisa jawab kalo saya tanya begitu.

Dari situ, saya bisa simpulkan kalo kebanyakan students yang datang ke Pare belum punya tujuan yang jelas. Kenapa saya bilang seperti itu? Karena mereka ga tau apa yang akan dilakukan setelah mereka berhasil menguasai skill Bahasa Inggris.

Kenapa menentukan tujuan itu penting?

Karena di Pare ada ratusan lembaga kursus dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kalo kamu kesana tanpa punya tujuan, kamu akan bingung daftar ke lembaga yang mana, dan biasanya akhirnya kamu akan mendaftar ke banyak lembaga hanya karena “katanya”

Dan setelah kamu menyelesaikan semua materi, kamu akan merasa “kok Bahasa Inggris saya gini-gini aja ya?”

Kenapa saya bilang begitu? Karena banyak students yang sudah saya wawancarai yang merasa seperti itu.

Jadi, gimana dong?

Sebelum kamu berangkat ke Kampung Inggris Pare, pastikan kalo kamu sudah punya tujuan. Setelah itu kamu bisa googling untuk mencari informasi tentang lembaga mana yang pas dengan tujuan kamu. Pastikan juga apakah lembaga yang kamu pilih menyediakan camp atau asrama gratis atau tidak.

Hal lain yang perlu kamu pastikan adalah jadwal belajar.

Ada lembaga yang menawarkan jadwal belajar yang cukup santai, seperti mulai belajar jam 8 pagi dan selesai pada sore hari. Tapi ga sedikit juga yang jadwal belajar nya mulai dari jam 5:30 pagi dan berakhir pada pukul 10 malam.

Saya sendiri sempat masuk ke rumah sakit selama disana karena jadwal belajar yang sangat padat. Kelas pertama dimulai pada 5:30 pagi dan berakhir pada pukul 7:00, kemudian kelas berikutnya dimulai pada 08:30 sampai 10:00.

Pada pukul 11:00 kelas ketiga sudah dimulai sampai jam 12:00. Jam 13:00 kami sudah harus siap menyerap ilmu lagi di kelas berikutnya. Lalu pada pukul 15:30 kelas berikutnya sudah dimulai. Dan kelas terakhir dimulai pukul 18:30 sampai 22:00. Jadi dalam sehari, ada 6 kelas yang harus saya ikuti.

Dan setelah kelas terakhir selesai, kami masih harus mengerjakan tugas-tugas yang telah diberikan. Jadi kalo kamu ga mempersiapkan diri sejak sebelum keberangkatan, kamu pasti bakal kaget.

Bagi saya, suasana di sana sangat istimewa dengan segala kondisinya. Saya sendiri masih sering berkunjung kesana. Terakhir saya kesana pada akhir tahun 2018.

Menurut saya, hal-hal inilah yang penting dipersiapkan sebelum berangkat ke Kampung Inggris Pare. Sementara untuk transportasi dan biaya kursus, sudah banyak website yang membahasnya, jadi teman-teman bisa googling sendiri.

Semoga bermanfaat.

Share this on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − seventeen =