Tentang Rezeki

“Kalo rezeki, ga akan kemana”

Pernah denger kan quote kayak gitu? Kalo menurut saya sih, quote tersebut bukan nyuruh kita untuk pasif nunggu, tapi justru nyuruh kita untuk lebih aktif bergerak jemput rezeki.

Inget, rezeki bukan cuma uang ya…

Dan waktu jemput rezeki, kita ga boleh kalo cuma ngandelin diri sendiri, karena kita ga bisa apa-apa tanpa bantuanNya, dan lagian rezeki kan udah diatur sama Allah. Jadi, kita harus deket sama yang ngatur alam semesta.

Jadi inget waktu saya daftar kuliah di salah satu kampus di Jogja. Waktu itu saya  ngelamar program S2. Saya yakin ada banyak pelamar lain yang punya kemampuan dan visi misi hidup yang lebih jelas dan lebih keren dari saya. Tapi, Allah netapin kalo saya adalah salah satu pelamar yang lolos tes pada waktu itu.

Bukannya pengen ngeremehin kemampuan diri sendiri, tapi kalo saya inget-inget pertanyaan wawancara dan jawaban saya waktu itu, saya yakin jawaban saya sangat ngga memuaskan para tim penguji. Mulai dari Bahasa Inggris saya yang masih belepotan, sampe lupa sama teori yang dipake di Skripsi sendiri.

Jadi menurut saya sih, bukan cuma kemampuan kita yang bikin kita diterima di pekerjaan/universitas/sekolah impian kita, tapi lebih dari itu, ada campur tangan Yang Maha Kuasa yang ngebuat kita meraih semua itu.

Kalo udah punya keyakinan kayak gini, in sya Allah akan lebih tenang dalam ngejalanin kehidupan. Keyakinan ini, menurut saya, ngga menafikan bahwa kita tetap harus berikhtiar semaksimal mungkin.

Allah yang ngatur hidup kita. Karena itu, menurut saya selalu libatin Allah dalam hidup kita. Karena ngga ada urusan sepele di dalam hidup kita. Urusan sandal putus aja, sahabat Nabi ngadu ke Allah kok.

“Kalo rezeki, ga akan kemana.”

Bukan berarti kita nunggu rezeki itu dateng ke kita, tapi kita harus aktif ngejemputnya. Makanya, saya pengen bantu anda untuk ngejemput rezeki anda. Gimana caranya? Saya mau bagi-bagi e-book dan e-course GRATIS.

E-book pertama, judulnya “Cara Mudah Nulis Iklan”. E-book ini cocok banget dibaca mereka yang sering bingung dan ngaku kesulitan dalam nulis kalimat promosi. Nanti setelah baca ebooknya, akan ketemu pencerahan bagaimana cara menulis kalimat promosi secara runut dan menarik. Ilmunya bakal membantu banget dibagian penjualan.

Satu lagi judulnya “FB/WA Fusion Marketing”. Dalam ebook ini, ada materi:
– Logika Kenapa Bisnis Kamu ngga akan pernah sepi pembeli
– 4 Jurus Menjadikan Facebook Media Promosi yang Menjual
– 2 Kesalahan kenapa Promosi di Facebook ngga menghasilkan
– Cara Mendapatkan Nomor WhatsApp Target Pasar Tanpa Spam
– 3 Jurus Jualan di WhatsApp
– Tips terukur bagaimana mendapatkan 3 Juta rutin hanya dengan memanfaatkan media promosi gratisan.

E-book ketiga judulnya “Smart Sales Funnel.” Di e-book ini, anda bisa belajar tentang:

– Penyebab Umum kenapa banyak bisnis jalan ditempat.
– 1 hal penting yang harus jadi fokus dalam setiap bisnis.
– Langkah praktis menyulap bisnis jadi lebih profit dari sebelumnya.
– Bagaimana membuat orang lain jatuh hati dengan bisnis Anda.

Selain tiga e-book diatas, saya juga membuka 6 kelas gratis via WhatsApp. Materinya seputar copywriting, Facebook marketing dan lain-lain. Untuk mendapatkan e-book dan e-course tersebut, anda bisa liat di sini.

Share this on:

10 komentar untuk “Tentang Rezeki”

  1. Betul mas, memng banyak yang salah kaprah mengartikan quote tersebut. Belajar dari ayah saya, kalau pun saingannya sekelas presiden, kalau memang sudah menjadi rezekimu insyaallah gak bakal ketuker sama orang lain. Pun kalau ternyata kita gagal juga kita tidak terlalu kecewa, barangkali memang sudah rezekinya orang. Yang penting ikhtiar dulu.karena rezeki kalau gak dijemput ya gak dateng-dateng.

  2. Terkadang,,, kita sebagai manusia harus menggugah hati kita, berkali2 Allah berfirman dalam Q.S Ar Rahman,,, “Maka nikmat yang mana lagi yang kamu dustakan”…. Jika saya menyimpulkan,,, memang pada dasarnya manusia lebih banyak kurang bersyukur, sesuai firman Allah SWT tersebut… Rezeki itu harusnya kita menyadari bukan saja materi, namun kenikmatan iman dan islam yg kita rasakan pula adalah rezeki yg tidak ada bandingannya…. Bayangkan jika rezeki iman dan islam kita Allah cabut…. Naudzubillahimindzalik…. Mau jadi apa hidup kita setelah kematian…..

    TGL, 2019

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one + 16 =